BSE MAHONI BSE MAHONI
Informasi Lengkap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017 Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Gunakanlah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ini untuk mengecek kosakata baku!
Buku Pelajaran Elektronik Online
Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdiknas

Kamis, 02 Mei 2013

Resensi Album Mylo Xyloto - Coldplay

Alunan Lagu Dari Dunia Silencia


http://www.citacinta.com/images/article/05/001/008/47/P


Artis  : Coldplay
Album : Mylo Xyloto
Genre  : Electro-rock
Produksi : 2011/Parlophone & EMI
Durasi : 44:09 menit
  


Mylo Xyloto adalah album kelima dari band yang berasal dari London, yaitu Coldplay. Band yang beranggotakan Chris Martin (Vokalis), Jonny Buckland (gitaris), Guy Berryman (bassis), dan Will Champion (drummer), merilis album kelimanya pada tahun 2011 setelah penantian selama 3 tahun sejak dirilisnya album keempat, yaitu Viva la Vida or Death and All His Friends pada tahun 2008.

Dilihat dari nama albumnya yaitu Mylo Xyloto, terdengar sangat unik sehingga menimbulkan rasa penasaran tentang apa arti dibalik nama tersebut. Coretan grafiti warna-warni yang menghiasi sampul album tersebut menimbulkan kesan ceria dan bebas, karena coretan yang terlihat tak beraturan tetapi bermakna.

Album ini memang berbeda dari album coldplay yang ada sebelum-sebelumnya, karena menganut konsep “Rock Opera.” Dengan bekerja sama bersama Mark Osborne, coldplay membuat cerita mengenai perang melawan suara dan warna di dunia yang bernama “Silencia”. Dunia tersebut diambil alih oleh Pemerintah Supremist yang Dipimpin oleh Mayor Minus.

Album ini mempunyai dua karakter utama, yaitu Mylo, seorang “Silencer,yaitu salah satu tentara yang bertugas untuk memburu dan melacak “sparkers,” dan Xyloto, seorang sparker yang paling dicari oleh Mayor Minus. Secara keseluruhan, album ini bercerita tentang kisah cinta dan perjalanan Mylo & Xyloto dalam melawan Mayor Minus, yang berakhir dengan bahagia.

Album ini juga berbeda karena sentuhan synthesizer yang lebih mendominasi sehingga menimbulkan kesan elektrorock bahkan elektropop dibandingkan genre yang dianut Coldplay pada album-album sebelumnya, yaitu rock alternatif.

Album ini diawali dengan instrumen lagu Mylo Xyloto lalu berlanjut dengan Hurts Like Heaven yang diisi oleh nada-nada ceria, seperti menceritakan prolog dari plot atau alur cerita dalam album tersebut. Setelah itu Paradise masuk dan mengubah suasana lagu berubah menjadi sendu. Dilanjut dengan Charlie Brown yang memberikan alunan nada yang semangat.

Sentuhan akustik tidak lupa disajikan dalam lagu Us Against The World dan U.F.O. Dalam kedua lagu tersebut terlihat kembali genre Coldplay pada album-album sebelumnya. Vokal Chris yang sendu tetapi terlihat gagah sangat terlihat dalam kedua lagu tersebut.

Nuansa elektropop sangat terlihat dalam lagu Every Teardrop Is A Waterfall, dengan  enerjik dan ceria Chris menyanyikan lagu ini sehingga terlihat lebih berwarna. Coldplay pun juga menggaet penyanyi Rihanna untuk berkolaborasi dalam lagu Princess of China dengan nuansa pop dan sentuhan elektro yang mengiringi lagu tersebut.

Album Mylo Xyloto pun diakhiri dengan lagu yang mencerminkan kebebasan dan kebahagiaan, yaitu Up With The Birds. Lagu ini juga menunjukkan bahwa kisah Mylo & Xyloto berakhir dengan bahagia.

Album ini terdiri dari 14 lagu yang ditulis oleh keempat personil Coldplay, yaitu:

  1. Mylo Xyloto
  2. Hurts Like Heaven
  3. Paradise
  4. Charlie Brown
  5. Us Against The World
  6. M.M.I.X
  7. Every Teardrop Is A Waterfall
  8. Major Minus
  9. U.F.O
  10. Princess of China
  11. Up In Flames
  12. A Hopeful Transmission
  13. Dont Let It Break Your Heart
  14. Up With The Birds

Album ini memang merupakan langkah awal perubahan baru musikalitas Coldplay, meskipun dinilai para fansnya terlalu mendadak dan memaksa karena mereka terbiasa mendengar alunan lagu dari Coldplay yang bergenre rock alternatif

Lagu-lagu dalam album tersebut juga  terdengar agak terlalu ramai dengan adanya efek elektro yang digabung dengan instrumen rock di beberapa lagu. Tetapi itulah Coldplay, dengan ide-ide kreatif dan jenius mereka serta rasa musikalitas yang tinggi, mereka dapat menghasilkan album Mylo Xyloto ini yang menandakan bahwa mereka dapat keluar dari wilayah aman mereka dan memulai sesuatu yang baru.

Album ini memang sangat cocok dan direkomendasikan bagi orang-orang yang kreatif dan mempunyai imajinasi yang tinggi, karena dengan mendengarkan album ini kita seolah-olah  terbawa oleh alur cerita dan warna-warni alunan lagu yang ada di dalam album tersebut.




Sumber Tulisan: Tugas Siswa
(ditulis oleh: Nadine Angelique Diandra)

Informasi Lain

Informasi Lain

Informasi yang Anda Cari

Cari Informasi Lain di Blog Basando:
 

google facebook twitter android apple microsoft download

google facebook twitter android apple microsoft download


Basando Plus Aneka Info

Terima Kasih atas kunjungan Anda.


DMCA.com


Cek Peringkat Alexa di sini atau di sini!
Cek Harga Blog di sini atau di sini!
Check your websites worth here or here!

Copyright 2009 - 2017 | BASANDO
Simple Bluewater Special Edition Template
created and designed by WHITE and REDesign of Abank Juki

google facebook twitter android apple microsoft download google facebook twitter android apple microsoft download google facebook twitter android apple microsoft download