Informasi Lengkap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Gunakanlah Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ini untuk mengecek kosakata baku!
Buku Pelajaran Elektronik Online
Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdiknas

Minggu, 19 Desember 2010

Paragraf Persuasif

Karangan merupakan karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami. Lima jenis karangan yang umum dijumpai dalam keseharian adalah narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi.

Paragraf
Sebuah paragraf (dari bahasa Yunani paragraphos, "menulis di samping" atau "tertulis di samping") adalah suatu jenis tulisan yang memiliki tujuan atau ide

Paragraf adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru. Paragraf dikenal juga dengan nama lain alinea. Paragraf dibuat dengan membuat kata pertama pada baris pertama masuk ke dalam (geser ke sebelah kanan) beberapa ketukan atau spasi. Demikian pula dengan paragraf berikutnya mengikuti penyajian seperti paragraf pertama.

Awal paragraf ditandai dengan masuknya ke baris baru. Terkadang baris pertama dimasukkan; kadang-kadang dimasukkan tanpa memulai baris baru. Dalam beberapa hal awal paragraf telah ditandai oleh pilcrow (¶).

Sebuah paragraf biasanya terdiri dari pikiran, gagasan, atau ide pokok yang dibantu dengan kalimat pendukung. Paragraf non-fiksi biasanya dimulai dengan umum dan bergerak lebih spesifik sehingga dapat memunculkan argumen atau sudut pandang. Setiap paragraf berawal dari apa yang datang sebelumnya dan berhenti untuk dilanjutkan. Paragraf umumnya terdiri dari tiga hingga tujuh kalimat semuanya tergabung dalam pernyataan berparagraf tunggal.

Dalam fiksi prosa, contohnya; tapi hal ini umum bila paragraf prosa terjadi di tengah atau di akhir. Sebuah paragraf dapat sependek satu kata atau berhalaman-halaman, dan dapat terdiri dari satu atau banyak kalimat. Ketika dialog dikutip dalam fiksi, paragraf baru digunakan setiap kali orang yang dikutip berganti.

Syarat sebuah paragraf
Dalam setiap paragraf terdapat dua bagian penting, yakni :
1. Kalimat Pokok
Biasanya diletakkan pada awal paragraf, tetapi bisa juga diletakkan pada bagian tengah maupun akhir paragraf. Kalimat pokok adalah kalimat yang inti dari ide atau gagasan dari sebuah paragraf. Biasanya berisi suatu pernyataan yang nantinya akan dijelaskan lebih lanjut oleh kalimat lainnya dalam bentuk kalimat penjelas.

2. Kalimat Penjelas
Kalimat penjelas adalah kalimat yang memberikan penjelasan tambahan atau detail rincian dari kalimat pokok suatu paragraf. 

Bagian-Bagian Suatu Paragraf yang Baik
A. Terdapat ide/gagasan yang menarik dan diperlukan untuk merangkai keseluruhan tulisan.
B. Kalimat yang satu dengan yang lain saling berkaitan dan berhubungan dengan wajar.


Karangan atau paragraf persuasif bertujuan mempengaruhi pembaca untuk berbuat sesuatu. Dalam persuasi pengarang mengharapkan adanya sikap motorik berupa perbuatan yang dilakukan oleh pembaca sesuai dengan yang dianjurkan penulis dalam karangannya.

Paragraf persuasif adalah suatu bentuk karangan yang bertujuan membujuk pembaca agar mau berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan penulisnya. Agar tujuannya dapat tercapai, penulis harus mampu mengemukakan pembuktian dengan data dan fakta.

Karangan persuasif berisi ajakan kepada pembaca dengan menyampaikan alasan, contoh, dan bukti yang meyakinkan sehingga pembaca membenarkannya dan bersedia melaksanakan ajakan hal-hal yang baik demi kepentingan masyarakat banyak. Lazimnya berbentuk prosa.

Persuasi (menurut Gorys Keraf) adalah suatu seni verbal yang bertujuan untuk meyakinkan seseorang agar melakukan sesuatu yang dikehendaki ileh pembicara (bentuk lisan, misalnya pidato) atau oelh penulis (bentuk tulisan, cetakan,elektronik) pada waktu ini atau pada waktu yang akan datang.

Bentuk-bentuk yang tergolong dalam persuasi
a. Bentuk pidato, misalnya propaganda, kampanye lisan, dan penjual jamu di tempat terbuka.
b. Bentuk tulisan berupa iklan dan selebaran.
c. Bentuk elektronik, misalnya iklan di televisi, bioskop, dan internet

Ciri-ciri persuasi:
a. Harus menimbulkan kepercayaan pendengar/pembacanya.
b. Bertolak atas pendirian bahwa pikiran manusia dapat diubah.
c. Harus menciptakan persesuaian melalui kepercayaan antara pembicara/penulis dan yang diajak berbicara/pembaca.
d. Harus menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan tujuan tercapai.
e. Harus ada fakta dan data secukupnya.

Syarat-syarat Persuasi (dalam pidato):
a. Pembicara harus percaya diri dan mampu meyakinkan pendapatnya itu kepada orang lain.
b. Kemampuan pembicara mengendalikan emosi.
c. Diperlukan bukti-bukti yang meyakinkan untuk mendukung kebenarannya.



Cara 1:
1. Menentukan topik/tema
2. Merumuskan tujuan
3. Mengumpulkan data dari berbagai sumber
4. Menyusun kerangka karangan
5. Mengembangkan kerangka karangan menjadi karangan persuasif


Cara 2:
1. Menentukan Topik dan Tujuan Dalam Paragraf Persuasif
2. Membuat kerangka Karangan Paragraf Persuasif
3. Mengumpulkan Bahan Untuk Paragraf Persuasif
4. Menarik Kesimpulan dari Paragraf Persuasif
5. Penutup Paragraf Persuasif


Penjelasan Langkah-langkah
Tujuan
Dalam paragraf persuasif, tujuan penulis dapat dikemukakan secara langsung. Misalnya, topik yang dibuat oleh penulis adalah “Menghidari pengaruh buruk nakotika dan obat-obatan terlarang lainnya”. Tujuan penulisan yang dapat dirumuskan adalah meyakinkan pembaca bahwa narkotika dan obat-obat terlarang lain merupakan pembunuh berdarah dingin yang secara perlahan membawa pecandunya ke liang lahat.

Kerangka
Agar susunan tulisan persuasif itu sistematis dan logis, kerangka tulisan perlu mendapat perhatian dalam perumusannya. Susunan pembahasan yang tepat untuk paragraf persuasif adalah susunan logis dengan urutan sebab akibat. Dengan pembahasan seperti ini, pembaca langsung dihadapkan pada masalah yang sedang dibahas.

Bahan 
Bahan dapat diperoleh melalui kegiatan pengamatan, wawancara, dan penyebaran angket kepada responden.
Pada saat mengumpulkan bahan, kita dapat membuat catatan, baik kutipan langsung maupun tidak langsung, yang nantinya dapat dijadikan sebagai barang bukti

Kesimpulan 
Penarikan kesimpulan dalam suatu karangan persuasif harus kitalakukan dengan benar agar tujuan kita tercapai. Suatu kesimpulan dapat dibuat apabila data yang diperoleh telah dianalisis. Penarikan kesimpulan dapat dilakukan dengan cara induksi atau deduksi. Pada bagian ini, misalnya, penulis mengajak pembaca untuk waspada dan hati-hati agar tidak terjerumus ke dalam dunia narkotika dan menjauhi narkotika yang berbahaya bagi kesehatan fisik dan jiwa.


Contoh tema/topik yang tepat untuk paragraf persuasif: 
- Katakan tidak pada NARKOBA,
- Hemat energi demi generasi mendatang,
- Hutan sahabat kita,
- Hidup sehat tanpa rokok,
- Membaca memperluas cakrawala.

Contoh Kerangka Tulisan Persuasif
1. Hakikat Narkotika dan Obat-obat Terlarang
    1.1 Pengertian narkotika dan obat-obat terlarang
    1.2 Jenis narkotika, bentuk, dan harga
    1.3 Efek masing-masing jenis narkotika bagi tubuh

2. Latar Belakang Pecandu Narkotika
    2.1 Frustasi
    2.2 Broken home
    2.3 Ingin disebut modern
    2.4 Sebab-sebab lain

3. Pengaruh yang Ditimbulkan oleh Narkotika
    3.1 Pengaruh narkotika terhadap kondisi fisik dan kejiwaan pecandu
    3.2 Pengaruh narkotika terhadap masa depan pecandu
    3.3 Pengaruh narkotika terhadap masyarakat

4. Cara Penanggulangan yang Mungkin Dilakukan
    4.1 Menghilangkan hal-hal yang menjadi penyebab terjerumusnya seseorang ke dalam dunia narkotika
    4.2 Meningkatkan kerja sama antara orang tua-gurukepolisian dalam memberantas narkotika


Pada hari yang bersejarah ini pula, saya mengajak hadirin sekalian untuk sejenak menundukkan kepala, mengenang dan memberikan penghormatan serta penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada para pejuang, para pahlawan bangsa serta para prajurit TNI, yang telah gugur mendahului kita. Para pejuang pendahulu kita, dengan kecintaan, perjuangan dan pengabdian yang tulus kepada bangsa dan negara, telah rela berkorban jiwa dan raga, untuk mempertahankan kedaulatan negara dan mengawal tegaknya Sang Merah Putih di seluruh persada Nusantara.

Terkait dengan tugas penanggulangan bencana, TNI agar terus aktif mendukung pelaksanaan operasi tanggap darurat di berbagai daerah bencana. Kita memahami bahwa wilayah Indonesia memiliki kerawanan geologi, yang setiap saat dapat terjadi bencana alam seperti gempa bumi, tsunami dan letusan gunung berapi. Karenanya, TNI harus terus membangun kemampuan yang efektif disertai kesiagaan yang tinggi, sehingga TNI dapat dikerahkan dengan cepat ke daerah bencana, untuk menyelamatkan jiwa saudara-saudara kita yang terkena bencana. 

Guna makin meningkatkan postur TNI yang kredibel, pemerintah telah menetapkan anggaran pertahanan tahun 2010 dengan peningkatan yang cukup signifikan, yang hampir mencapai 30 persen. Ke depan, anggaran pertahanan diharapkan akan terus ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan untuk mewujudkan kekuatan yang diperlukan (minimum essential force). Peningkatan yang signifikan itu, saya harapkan dapat digunakan untuk kepentingan modernisasi persenjataan dan pembangunan kekuatan, pemeliharaan dan operasionalisasi alutsista, peningkatan mutu pendidikan, latihan dan kesiapsiagaan, serta peningkatan kesejahteraan prajurit.

Selanjutnya untuk mewujudkan pertahanan negara yang makin kuat dan makin kredibel, Pemerintah juga akan terus melakukan revitalisasi industri strategis pada 5-10 tahun mendatang. Hal ini penting dalam upaya mewujudkan kemandirian dalam pengadaan persenjataan dan perlengkapan militer kita. Sehingga, ke depan kita akan makin mampu memenuhi keperluan alut sista TNI, tanpa harus tergantung kepada negara lain. Di samping itu, upaya ini juga dimaksudkan untuk mendayagunakan kembali investasi sumber daya manusia dan penguasaan teknologi yang telah kita bangun selama ini. Saya juga berharap, ke depan sinergi antara pengembangan industri strategis dengan sisi ekonomi dan dukungan keuangan berlangsung makin baik. Dengan demikian, industri strategis kita disamping dapat memenuhi keperluan pertahanan kita, secara ekonomis juga dapat berkembang dengan baik. 

Salah satu penyakit yang perlu kita waspadai di musim hujan ini adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Untuk mencegah ISPA, kita perlu mengonsumsi makanan yang bergizi, minum vitamin dan antioksidan. Selain itu, kita perlu istirahat yang cukup, tidak merokok, dan rutin berolah raga.
Kita semua mengetahui bahawa kondisi lingkungan Kota Jakarta sudah sangat memprihatinkan. Banyak sekali sungai yang kotor akibat pembuangan limbah yang tidak teratur serta pencemaran udara akibat asap kendaraan bermotor yang semakin banyak. Ini semua dapat menyebabkan gangguan bagi makhluk hidup di Kota Jakarta, temasuk manusia. Pernapasan kita dapat terganggu dan keindahan Kota Jakarta tercemar. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita sebagai penduduk Kota Jakarta berusaha untuk melestarikan lingkungan kota ini dengan berbagai macam usaha. Di antaranya adalah dengan penghijauan, pembuatan taman kota, dan pelarangan membuang sampah di sembarang tempat. Ini semua dapat mengendalikan keindahan Kota Jakarta.

Dalam diri setiap bangsa Indonesia harus tertanam nilai cinta terhadap sesama manusia sebagai cerminan rasa kemanusiaan dan keadilan. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya, mengembangkan sikap tenggang rasa dan nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai sesama anggota masyarakat, kita harus mengembangkan sikap tolong-menolong dan saling mencintai. Dengan demikian, kehidupan bermasyarakat dipenuhi oleh suasana kemanusian dan saling mencintai.


Sebenarnya volume sampah bisa dikurangi drastis bukan hanya dengan menangani sampah plastik dengan sebaik-baikna atau dengan daur ulang tetapi bagaimana menghindari seminim mungkin perilaku menyampah. Hanya kekuatan konsumen yang bisa menekan produsen mengurangi bahan-bahan yang makin menambah volume sampah. Semaksimal mungkin semua orang harus mengurangi penggunaan kemasan-kemasan yang kemudian akan menjadi sampah yang tidak bisa hancur. Misalnya, menghindari membeli makanan dan minuman yang menggunakan kemasan plastik, stirofoam, atau kalaupun terpaksa membeli,ambil saja makanannya, kemasannya dikembalikan lagi kepada penjualnya. Rasanya tidak menggunakan kemasan plastik tidak akan mengurangi kenyamanan hidup ini.
Baca Selengkapnya »

Informasi Lain

Informasi Lain

Informasi yang Anda Cari

Cari Informasi Lain di Blog Basando:
 

google facebook twitter android apple microsoft download

google facebook twitter android apple microsoft download


Basando Plus Aneka Info

Terima Kasih atas kunjungan Anda.


DMCA.com


Cek Peringkat Alexa di sini atau di sini!
Cek Harga Blog di sini atau di sini!
Check your websites worth here or here!

Copyright 2009 - 2017 | BASANDO
Simple Bluewater Special Edition Template
created and designed by WHITE and REDesign of Abank Juki

google facebook twitter android apple microsoft download google facebook twitter android apple microsoft download google facebook twitter android apple microsoft download